Diposting oleh
abdee blodwyn ( Muh. Abdi )
komentar (0)
Berikut adalah suku-suku yang hidup berdampingan di Sulawesi Tengah..
Selain penduduk asli, Sulawesi Tengah dihuni pula oleh transmigran seperti dari Bali, Jawa, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Suku pendatang yang juga banyak mendiami wilayah Sulawesi Tengah adalah Bugis, Makasar dan Toraja serta etnis lainnya di Indonesia sejak awal abad ke 19 dan sudah membaur. Jumlah penduduk di daerah ini sekitar 2.128.000 jiwa yang mayoritas beragama Islam, lainnya Kristen, Hindu dan Budha. Tingkat toleransi beragama sangat tinggi dan semangat gotong-royong yang kuat merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.
Pertanian merupakan sumber utama mata pencaharian penduduk dengan padi sebagai tanaman utama. Kopi, kelapa, kakao dan cengkeh merupakan tanaman perdagangan unggulan daerah ini dan hasil hutan berupa rotan, beberapa macam kayu seperti agatis, ebony dan meranti yang merupakan andalan Sulawesi Tengah.
Masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan diketuai oleh ketua adat disamping pimpinan pemerintahan seperti Kepala Desa. Ketua adat menetapkan hukum adat dan denda berupa kerbau bagi yang melanggar. Umumnya masyarakat yang jujur dan ramah sering mengadakan upacara untuk menyambut para tamu seperti persembahan ayam putih, beras, telur serta tuak yang difermentasikan dan disimpan dalam bambu.
Salam, Abdi.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Tengah
- Etnis Kaili berdiam di kabupaten Donggala dan kota Palu
- Etnis Kulawi berdiam di kabupaten Donggala
- Etnis Lore berdiam di kabupaten Poso
- Etnis Pamona berdiam di kabupaten Poso
- Etnis Mori berdiam di kabupaten Morowali
- Etnis Bungku berdiam di kabupaten Morowali
- Etnis Saluan atau Loinang berdiam di kabupaten Banggai
- Etnis Balantak berdiam di kabupaten Banggai
- Etnis Mamasa berdiam di kabupaten Banggai
- Etnis Taa berdiam di kabupaten Banggai
- Etnis Bare'e berdiam di kabupaten Touna
- Etnis Banggai berdiam di Banggai Kepulauan
- Etnis Buol mendiami kabupaten Buol
- Etnis Tolitoli berdiam di kabupaten Tolitoli
- Etnis Tomini mendiami kabupaten Parigi Moutong
- Etnis Dampal berdiam di Dampal, kabupaten Tolitoli
- Etnis Dondo berdiam di Dondo, kabupaten Tolitoli
- Etnis Pendau berdiam di kabupaten Tolitoli
- Etnis Dampelas berdiam di kabupaten Donggala
Selain penduduk asli, Sulawesi Tengah dihuni pula oleh transmigran seperti dari Bali, Jawa, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Suku pendatang yang juga banyak mendiami wilayah Sulawesi Tengah adalah Bugis, Makasar dan Toraja serta etnis lainnya di Indonesia sejak awal abad ke 19 dan sudah membaur. Jumlah penduduk di daerah ini sekitar 2.128.000 jiwa yang mayoritas beragama Islam, lainnya Kristen, Hindu dan Budha. Tingkat toleransi beragama sangat tinggi dan semangat gotong-royong yang kuat merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.
Pertanian merupakan sumber utama mata pencaharian penduduk dengan padi sebagai tanaman utama. Kopi, kelapa, kakao dan cengkeh merupakan tanaman perdagangan unggulan daerah ini dan hasil hutan berupa rotan, beberapa macam kayu seperti agatis, ebony dan meranti yang merupakan andalan Sulawesi Tengah.
Masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan diketuai oleh ketua adat disamping pimpinan pemerintahan seperti Kepala Desa. Ketua adat menetapkan hukum adat dan denda berupa kerbau bagi yang melanggar. Umumnya masyarakat yang jujur dan ramah sering mengadakan upacara untuk menyambut para tamu seperti persembahan ayam putih, beras, telur serta tuak yang difermentasikan dan disimpan dalam bambu.
Salam, Abdi.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Tengah
Label:
SMADANI
Diposting oleh
abdee blodwyn ( Muh. Abdi )
komentar (0)
Tahukah kamu apa golongan darahmu?
Ternyata cara untuk menentukan golaongan darah itu mudah sekali. Kita bisa menentukan golongan darah kita dengan menggunakan serum antu A, serum anti B, dan serum anti AB.
Caranya:
1. ambil sampel darahmu dan letakkan di 3 wadah yang berbeda
2. berilah serum anti A di wadah I, serum anti B di wadah II, dan serum anti AB di wadah III
3. amatilah apa yang terjadi di 3 wadah tersebut, terjadi penggumpalan atau tidak.
Golongan darahmu A apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu tidak mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu B apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu tidak mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu AB apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu O apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu tidak mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu tidak mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Penting untuk Suami Istri
Salam, Abdi.
Sumber: http://www.myrizqi.co.cc/2010/05/menentukan-golongan-darah.html
Ternyata cara untuk menentukan golaongan darah itu mudah sekali. Kita bisa menentukan golongan darah kita dengan menggunakan serum antu A, serum anti B, dan serum anti AB.
Caranya:
1. ambil sampel darahmu dan letakkan di 3 wadah yang berbeda
2. berilah serum anti A di wadah I, serum anti B di wadah II, dan serum anti AB di wadah III
3. amatilah apa yang terjadi di 3 wadah tersebut, terjadi penggumpalan atau tidak.
Golongan darahmu A apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu tidak mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu B apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu tidak mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu AB apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Golongan darahmu O apabila:
1. setelah diberi serum anti A darahmu tidak mengalami penggumpalan
2. setelah diberi serum anti B darahmu tidak mengalami penggumpalan
3. setelah diberi serum anti AB darahmu mengalami penggumpalan
Penting untuk Suami Istri
Selain hemolisis, ada kelainan genetik lain yang juga mengintai ibu (serta bayi yang tengah dikandung, bila kasus terjadi pada wanita atau ibu hamil). Terutama jika ibu berdarah rhesus negatif sedangkan suami berdarah rhesus positif. Masalah ini biasanya terjadi pada perkawinan antar bangsa.
Secara genetik, rhesus positif dominan terhadap rhesus negatif. Anak dari pasangan beda rhesus punya kemungkinan 50-100% berrhesus positif. Kemungkinan berrhesus negatif hanya 0-50%. Artinya rhesus si anak lebih mungkin berbeda dengan si ibu.
Jika tidak cepat ditangani, perbedaan rhesus antara calon bayi dengan ibu ini akan menimbulkan masalah. Lewat plasenta, rhesus darah janin akan masuk ke peredaran darah si ibu. Selanjutnya ini akan menyebabkan tubuh si ibu memproduksi antirhesus. Lewat plasenta juga, antirhesus ini akan melakukan serangan balik ke dalam peredaran darah si calon bayi. Sel-sel darah merah si calon bayi akan dihancurkan.
Pada kehamilan permata, antirhesus mungkin hanya akan menyebabkan si bayi lahir kuning (karena proses pemecahan sel darah merah menghasilkan bilirubin yang menyebabkan warna kuning pada kulit).
Tapi pada kehamilan kedua, problemnya bisa menjadi fatal jika anak kedua juga memiliki rhesus positif. Saat itu, kadar antirhesus ibu sedemikian tinggi, sehingga daya rusaknya terhadap sel darah merah bayi juga hebat. Ini bisa menyebabkan janin mengalami keguguran.
Jika sebelum hamil si ibu sudah mengetahui rhesus darahnya, masalah keguguran ini bisa dihindari. Sesudah melahirkan anak pertama, dan selama kehamilan berikutnya, dokter akan memberikan obat khusus untuk menetralkan antirhesus darah si ibu. Dengan terapi ini, anak kedua bisa diselamatkan.
Untuk alasan tersebut maka dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital health checkup) dan bagi ibu yang ingin memiliki bayi dan atau yang telah dinyatakan positif hamil untuk segera memeriksa kesehatannya.
Namun, satu masalah yang tersisa adalah test laboratorium saat ini belum memungkinkan untuk melihat perbedaan dengan lebih jelas antara genotip (Rh+/Rh-) dan (Rh+/Rh+), karena keduanya menghasilkan Rhesus faktor yang sama yaitu Rh+.
Jadi, sudah tahu kan, bahwa golongan darah itu sangat penting untuk diketahui dan berguna untuk kehidupan. Ketahui golongan darah anda sekarang juga. Salam, Abdi.
Sumber: http://www.myrizqi.co.cc/2010/05/menentukan-golongan-darah.html
Label:
SMADANI
Diposting oleh
abdee blodwyn ( Muh. Abdi )
komentar (0)
Titrasi merupakan suatu metoda untuk menentukan kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah dikethaui konsentrasinya. Titrasi biasanya dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, sebagai contoh bila melibatan reaksi asam basa maka disebut sebagai titrasi asam basa, titrasi redox untuk titrasi yang melibatkan reaksi reduksi oksidasi, titrasi kompleksometri untuk titrasi yang melibatan pembentukan reaksi kompleks dan lain sebagainya. (disini hanya dibahas tentang titrasi asam basa) Zat yang akan ditentukan kadarnya disebut sebagai “titrant” dan biasanya diletakan di dalam Erlenmeyer, sedangkan zat yang telah diketahui konsentrasinya disebut sebagai “titer” dan biasanya diletakkan di dalam “buret”. Baik titer maupun titrant biasanya berupa larutan.
Prinsip Titrasi Asam basa
Titrasi asam basa melibatkan asam maupun basa sebagai titer ataupun titrant. Titrasi asam basa berdasarkan reaksi penetralan. Kadar larutan asam ditentukan dengan menggunakan larutan basa dan sebaliknya.
Titrant ditambahkan titer sedikit demi sedikit sampai mencapai keadaan ekuivalen ( artinya secara stoikiometri titrant dan titer tepat habis bereaksi). Keadaan ini disebut sebagai “titik ekuivalen”.
Pada saat titik ekuivalent ini maka proses titrasi dihentikan, kemudian kita mencatat volume titer yang diperlukan untuk mencapai keadaan tersebut. Dengan menggunakan data volume titrant, volume dan konsentrasi titer maka kita bisa menghitung kadar titrant.
Cara Mengetahui Titik Ekuivalen
Ada dua cara umum untuk menentukan titik ekuivalen pada titrasi asam basa.
1. Memakai pH meter untuk memonitor perubahan pH selama titrasi dilakukan, kemudian membuat plot antara pH dengan volume titrant untuk memperoleh kurva titrasi. Titik tengah dari kurva titrasi tersebut adalah “titik ekuivalent”.
2. Memakai indicator asam basa. Indikator ditambahkan pada titrant sebelum proses titrasi dilakukan. Indikator ini akan berubah warna ketika titik ekuivalen terjadi, pada saat inilah titrasi kita hentikan.
Pada umumnya cara kedua dipilih disebabkan kemudahan pengamatan, tidak diperlukan alat tambahan, dan sangat praktis.
Indikator yang dipakai dalam titrasi asam basa adalah indicator yang perbahan warnanya dipengaruhi oleh pH. Penambahan indicator diusahakan sesedikit mungkin dan umumnya adalah dua hingga tiga tetes.
Untuk memperoleh ketepatan hasil titrasi maka titik akhir titrasi dipilih sedekat mungkin dengan titik equivalent, hal ini dapat dilakukan dengan memilih indicator yang tepat dan sesuai dengan titrasi yang akan dilakukan.
Keadaan dimana titrasi dihentikan dengan cara melihat perubahan warna indicator disebut sebagai “titik akhir titrasi”.
Rumus Umum Titrasi
Pada saat titik ekuivalen maka mol-ekuivalent asam akan sama dengan mol-ekuivalent basa, maka hal ini dapat kita tulis sebagai berikut:
mol-ekuivalen asam = mol-ekuivalen basa
Mol-ekuivalen diperoleh dari hasil perkalian antara Normalitas dengan volume maka rumus diatas dapat kita tulis sebagai:
NxV asam = NxV basa
Normalitas diperoleh dari hasil perkalian antara molaritas (M) dengan jumlah ion H+ pada asam atau jumlah ion OH pada basa, sehingga rumus diatas menjadi:
nxMxV asam = nxVxM basa
keterangan :N = Normalitas
V = Volume
M = Molaritas
n = jumlah ion H+ (pada asam) atau OH – (pada basa)
Anda bisa menggunakan rumus diatas bila anda menhadapi soal-soal yang melibatkan titrasi.
Salam, Abdi.
sumber: http://belajarkimia.com/titrasi-asam-basa/
Label:
SMADANI
Diposting oleh
abdee blodwyn ( Muh. Abdi )
komentar (0)
Siapa yang tak kenal tokoh Muammar Gaddafi, tokoh dunia Arab yang kontroversial dan menjadi salah satu tokoh yang kerap memicu "kekesalan" dunia Barat karena sepak terjangnya, terutama keterbukaan Gaddafi dalam memberikan dukungan dan pendanaan kelompok-kelompok yang oleh Barat dianggap kelompok Islam militan dan teroris. Libya pun menjadi salah satu negara yang diisolasi Barat dalam dunia internasional.Namun di tahun ke-39 kekuasaannya di Libya, Gaddafi mengambil langkah tak terduga. Sikapnya pada dunia Barat, terutama musuh bebuyutan Amerika Serikat, melunak. Ia mengumumkan normalisasi penuh hubungan Libya-AS dan normalisasi itu ditandai dengan kunjungan Menlu AS Condoleeza Rice ke Libya.
Normalisasi hubungan Libya-AS memicu munculnya berbagai spekulasi, yang diawali dengan kesediaan Gaddafi membayar ganti rugi bagi para korban pengeboman pesawat Pan Am ketika sedang terbang melintasi kota Lockerbie, Skotlandia. Gaddafi baru bersedia membayar ganti rugi itu sekarang, meski sudah mengakui bertanggung jawab atas aksi pengeboman tersebut sejak tahun 2003. Dari sini timbul dugaan bahwa kunjungan Menlu AS ke Libya, bukan semata-mata menandai rukunnya kembali kedua negara itu, tapi Rice akan mendesak Gaddafi untuk segera mencairkan dana ratusan juta dollar sebagai kompensasi bagi para keluarga korban insiden Lockerbie.
Tak urung Gaddafi pun kembali menjadi sorotan dunia media massa internasional. Tapi siapakah sosok Gaddafi sebenarnya?
Sosok yang Unik
Nama Muammar Gaddafi mulai mencuat ketika ia berhasil memimpin kudeta tak berdarah di Libya. Pemuda yang saat itu masih berusia 27 tahun itu merebut kekuasaan di Libya dari tangan Raja Idris I.
Gaddafi lahir di kawasan gurun pasir dekat Sirte tahun 1942 dari keluarga keturunan Arab Badui. Gaddafi muda sangat mengagumi pemimpin nasionalis Mesir Gamal Abdul Nasser dan pernah ikut dalam aksi-aksi protes anti-Israel pada masa krisis Terusan Suez tahun 1956.
Gaddafi pernah mengenyam pendidikan militer di Inggris dan ketika kembali ke Benghazi-salah satu kota besar di Libya-ia melakukan kudeta, tepatnya tanggal 1 Septemberr 1969. Gaddafi menuangkan filosfi-filosofi politiknya yang menjadi semacam 'konstitusi' Libya dalam sebuah buku yang disebut 'Buku Hijau' pada tahun 1970. Dalam buku itu Gaddafi menggabungkan sosialisme dan kapitelisme yang dikombinasikan dengan aspek-aspek keIslaman sebagai dasar ideologi Libya.
Pada tahun 1977, ia memperkenalkan sistem kenegaraan yang disebutnya sistem 'Jamahiriya' atau 'Negara Rakyat' di mana kekuasaan tertinggi berada pada sebuah 'komite rakyat' yang jumlah anggotanya mencapai ribuan.
Sosok Gaddafi adalah sosok yang unik. Dalam kunjungannya ke sebuah negara, dia tinggal dalam sebuah tenda gaya masyarakat Arab Badui yang ditata dengan mewah. Dia juga mempekerjakan pengawal-pengawal perempuan lengkap dengan persenjataannya.
Sejumlah analis mengungkapkan pendapatnya tentang sosok Gaddafi-pemimpin Libya yang berpangkat Kolonel itu. "Dia adalah sosok yang unik baik dalam pernyataan-pernyataannya, perilakunya, tindakan-tindakan dan strategi-strateginya, " kata analis asal Libya, Saad Djebbar.
"Gaddafi menganggap dirinya sebagai orang yang sangat intelek. Untuk seorang otokrat, temperamennya kadang secara mengejutkan sangat filosofis dan membuat orang merenung, " ungkap Benjamin Barber, analis politik asal AS yang beberapa kali bertemu dengan Gaddafi.
Menurut Barber, sebagai orang yang berasal dari suku yang terbelakang di Arab, Gaddafi mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dari kehidupan padang pasir yang keras, dan itulah yang membuat sosok Gaddafi menjadi sosok pemimpin yang tipikal, cukup modern, memiliki kemampuan untuk bertahan-paling tidak untuk saat ini, selama 39 tahun, Gaddafi masih bertahan sebagai pemimpin Libya dan ia menjadi satu-satunya pemimpin Arab yang paling lama berkuasa.
Antara 'Anjing Gila' dan Pemimpin Spiritual
Selama puluhan tahun memerintah Libya, Gaddafi berusaha menanamkan pengaruhnya di negara-negara sekitarnya. Ia pernah mengirimkan pasukannya ke Chad dan berhasil menguasai Jalur Aozou di utara Chad. Di era tahun 1980-an, Gaddafi memberikan keleluasaan bagi para kelompok-kelompok pemberontak dari Afrika Barat untuk membuka kamp-kamp latihan di Libya. Gaddafi juga dikenal sebagai sosok yang memberikan dukungan dan bantuan dana bagi sejumlah kelompok yang oleh Barat disebut kelompok miitan dan teroris. Ia disebut-sebut memberikan sokongan pada Tentara Republik Irlandia (IRA) dan organisasi-organisasi pembebasan Palestina.
Sikap itulah yang membuat dunia Barat kerap mengecam Gaddafi yang berujung pada pengisolasian Libya dari pergaulan dunia internasional. Mantan Presiden AS Ronald Reagan bahkan sampai menjuluki Gaddafi dengan julukan "Anjing Gila." Tahun 1986, AS membombardir kota Tripoli dan Benghazi sebagai respon atas dugaan keterlibatan Libya dalam sejumlah aksi-aksi serangan di Eropa. Serangan itu kabarnya sempat membuat Gaddafi terguncang, karena seorang angkatnya tewas dalam serangan tersebut.
Meski agak kontroversial dan nyentrik, sosok Gaddafi juga dikenal sebagai tokoh yang berupaya keras untuk menyatukan dunia Arab. Tapi kemudian ia beralih untuk menyatukan negara-negara Afrika dan memperkenalkan ide "Negara-Negara Bersatu" di benua Afrika. Sebagai kampanye ide "Afrika Bersatu" Gaddafi mengenaikan pakaian yang sportif yang dihiasi dengan emblem-emblem negara-negara Afrika, atau mengenakan busana yang bergambar para pemimpin negara Afrika.
Di dalam negerinya, Gaddafi menempatkan diri sebagai 'pemberi semangat' bagi bangsa Libya meski pada prakteknya, Gaddafi tak ubahnya sebagai pemimpin yang memiliki kekuasaan absolut dan cenderung otoriter. Ia misalnya, memberlakukan kontrol yang ketat terhadap kebebasan pers dan membuat undang-undang yang melarang aktivitas kelompok-kelompok yang secara ideologis menentang Gaddafi.
Menurut organisasi pemantau Hak Asasi Manusia Human Rights Watch, kebijakan itu justru mendorong banyak orang untuk melanggarnya. Akibatnya, ratusan orang di penjara dan ada beberapa di antara mereka dihukum mati.
Siapa Penerus Gaddafi
Gaddafi bukan tidak sadar usianya sudah semakin tua dan ia harus menyiapkan penerusnya. Gaddafi tidak secara terang-terangan menampilkan figur orang yang akan menggantikannya kelak. Tapi analisa-analisa menyebutkan bahwa Gaddafi sedang menyiapkan anak lelakinya Sayf al-Islam untuk menggantikannya.Namun Sayf-yang dianggap sebagai tokoh reformasi Libya-justru mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia politik di negerinya. Oleh sejumlah analis, pengunduran diri Sayf dinilai hanya sebagai taktik untuk meningkatkan popularitasnya.
Di tahun ke-39 kekuasaannya, Gaddafi berjanji akan melakukan berbagai perubahan di Libya yang akan lebih berpihak pada kepentingan rakyat Libya. Ia berjanji akan membenahi kementerian-kementerian negaranya dan membersihkannya dari korupsi. Saat ini, rakyat Libya merasa bahwa mereka tidak menikmati kekayaan negerinya, karena pelayanan sosial yang buruk dan pejabat-pejabat negara banyak yang korup. Untuk itu, Gaddafi berjanji akan membagikan keuntungan pendapatan negara dari hasil minyak ke pada rakyat Libya.
Itulah sosok Gaddafi, pemimpin Libya yang nyentrik dan kontroversial. Keputusannya untuk normalisasi penuh hubungan Libya dan AS juga memicu spekulasi akankah Libya akan menjadi negara yang tunduk pada semua perkataan AS dan Gaddafi akan kehilangan keberaniannya untuk mengecam kebijakan-kebijakan AS seperti yang selama ini dilakukannya? Mampukah Gaddafi mewujudkan perkataannya, bahwa meski Libya sudah 'berbaikan' kembali dengan AS, Libya tidak akan mengizinkan AS ikut campur urusan dalam negeri Libya. Apakah 'singa tua' ini masih bisa mengaum dengan suara keras menghadapi hegemoni Barat? Waktulah yang akan menjawabnya.
Salam, Abdi.
Label:
Umum
Diposting oleh
abdee blodwyn ( Muh. Abdi )
komentar (0)
Hmm, karena nomor di absen kelas 15, ya dapatnya Monosakarida.
ini materinya...
Monosakarida merupakan sakarida sederhana yang tidak dapat dihidrolisis menjadi satuan terkecil walaupun dalam suasana yang lunak sekalipun. Monosakarida paling sederhana adalah gliseraldehid atau aldotriosa dan isomerinya adalah dihidroksiaseton atau ketotriosa perhatikan Bagan 14.6. Kedua senyawa tersebut merupakan suatu triosa karena mengandung tiga atom karbon. Jadi suatu monosakarida, tidak hanya dapat dibedakan berdasarkan gugus-gugus fungsionalnya melainkan juga dari jumlah atom karbonnya.

Bagan 14.6. Monosakarida sederhana aldotriosa dan ketotriosa
Monosakarida yang paling banyak ditemukan dalam tubuh organisme adalah monosakarida yang dibangun dengan 6 (enam) atom C yang dikenal sebagai Glukosa. Pada molekul ini terdapat lima gugus hidroksil dan satu gugus aldehid yang terikat pada atom karbon. Glukosa memiliki dua isomer yaitu manosa dan Galaktosa, perbedaan antara Glukosa dengan Manosa terletak pada gugus hidroksi pada atom C nomor 2. Demikian pula halnya perbedaan antara Glukosa dan Galaktosa terletak pada gugus hidroksinya, gugus OH disebelah kanan untuk galaktosa sedangkan glukosa terletak disebelah kiri, untuk lebih jelasnya perhatikan Bagan 14.7.

Bagan14.7. Rumus bangun senyawa D-Glukosa, D-Manosa dan D-Galaktosa
Glukosa dengan rumus molekul C6H12O6, adalah monosakarida yang mengandung enam atom karbon. Glukosa merupakan polihidroksi aldehida (memiliki gugus CHO). Lima karbon dan satu oksigennya membentuk siklik yang disebut “cincin piranosa”, bentuk siklik ini paling stabil untuk aldosa beratom karbon enam.
Dalam cincin piranosa, atom karbon mengikat gugus samping hidroksil dan hidrogen kecuali untuk atom C no.5, yang terikat pada gugus CH2OH sebagai atom karbon nomor 6. Struktur cincin ini berada dalam kesetimbangan pada pH 7, struktur D-Glukosa dalam bentuk cincin piranosa ditunjukan pada Gambar 14.8. Selain memiliki isomer, Glukosa juga memiliki enansiomer yaitu isomer cermin terhadap dirinya yaitu D-glukosa dan L-glukosa. Namun kenyataannya yang ditemukan pada organisme, hanya yang dalam bentuk D-isomer. Dalam bentuk rantai lurus kita dapat dengan mudah membedakan Bentuk D atau L konformasi isomer pada karbon nomor 5 atau pada atom C asimetris. Notasi D berasal dari kata Dextro berarti kanan, dan notasi L berarti levo atau kiri, sebagai penanda digunakan gugus hidroksilnya.

Gambar 14.8. Bentuk cincin piranosa senyawa D-Glukosa
Sedangkan pada cincin piranosa juga memiliki dua bentuk yang khas, yaitu posisi dari gugus hidroksil pada atom karbon pertama. Jika gugus hidroksil berposisi di bawah hidrogennya, maka disebut dengan bentuk α (alfa). Demikianpula sebaliknya jika gugus hidroksilnya berposisi di atas hidrogennya, disebut dengan bentuk β (beta), perhatikan Gambar 14.9 dan Gambar 14.10. Glukosa di dalam air akan membentuk keseimbangan dalam dua bentuk, yaitu bentuk α -D–Glukosa dan β -D–Glukosa, dengan komposisi 36 : 64. Proses perubahan dari α -D–Glukosa ke β -D–Glukosa atau sebaliknya disebut dengan disebut mutarotasi.

Gambar 14.9. α–D–Glukosa

Gambar 14.10. β–D–Glukosa
Glukosa merupakan sumber tenaga utama bagi makhluk hidup. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen.
Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan kembali. Perombakan karbohidrat yang menghasilkan bentuk lain selain glukosa seperti: fruktosa dan galaktosa, akan diangkut ke hati, dandikonversi atau diubah menjadi glukosa. Fruktosa merupakan monosakarida yang memiliki enam atom karbon merupakan isomer dari glukosa, namun memiliki gugus aldehid. Fruktosa terasa lebih manis dari glukosa dan banyak terdapat dalam buahbuahan. Untuk membedakan struktur molekul glukosa dengan fruktosa, dapat mencermati Bagan 14.11.

Bagan 14.11. Fruktosa
Glukosa juga memiliki keunggulan yaitu tidak mudah bereaksi secara nonspesifik dengan gugus amino suatu protein dengan cara mereduksinya. Reaksi ini dikenal dengan glikosilasi yang dapat merusak fungsi berbagai enzim. Hal ini disebabkan karena glukosa berada dalam bentuk isomer siklik yang kurang reaktif. Beberapa dampak glikosilasi protein adalah komplikasi akut seperti diabetes, gagal ginjal, dan kerusakan saraf periferal.
Salam, abdi
sumber: http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/biomolekul/monosakarida/
ini materinya...
Monosakarida merupakan sakarida sederhana yang tidak dapat dihidrolisis menjadi satuan terkecil walaupun dalam suasana yang lunak sekalipun. Monosakarida paling sederhana adalah gliseraldehid atau aldotriosa dan isomerinya adalah dihidroksiaseton atau ketotriosa perhatikan Bagan 14.6. Kedua senyawa tersebut merupakan suatu triosa karena mengandung tiga atom karbon. Jadi suatu monosakarida, tidak hanya dapat dibedakan berdasarkan gugus-gugus fungsionalnya melainkan juga dari jumlah atom karbonnya.
Bagan 14.6. Monosakarida sederhana aldotriosa dan ketotriosa
Monosakarida yang paling banyak ditemukan dalam tubuh organisme adalah monosakarida yang dibangun dengan 6 (enam) atom C yang dikenal sebagai Glukosa. Pada molekul ini terdapat lima gugus hidroksil dan satu gugus aldehid yang terikat pada atom karbon. Glukosa memiliki dua isomer yaitu manosa dan Galaktosa, perbedaan antara Glukosa dengan Manosa terletak pada gugus hidroksi pada atom C nomor 2. Demikian pula halnya perbedaan antara Glukosa dan Galaktosa terletak pada gugus hidroksinya, gugus OH disebelah kanan untuk galaktosa sedangkan glukosa terletak disebelah kiri, untuk lebih jelasnya perhatikan Bagan 14.7.

Bagan14.7. Rumus bangun senyawa D-Glukosa, D-Manosa dan D-Galaktosa
Glukosa dengan rumus molekul C6H12O6, adalah monosakarida yang mengandung enam atom karbon. Glukosa merupakan polihidroksi aldehida (memiliki gugus CHO). Lima karbon dan satu oksigennya membentuk siklik yang disebut “cincin piranosa”, bentuk siklik ini paling stabil untuk aldosa beratom karbon enam.
Dalam cincin piranosa, atom karbon mengikat gugus samping hidroksil dan hidrogen kecuali untuk atom C no.5, yang terikat pada gugus CH2OH sebagai atom karbon nomor 6. Struktur cincin ini berada dalam kesetimbangan pada pH 7, struktur D-Glukosa dalam bentuk cincin piranosa ditunjukan pada Gambar 14.8. Selain memiliki isomer, Glukosa juga memiliki enansiomer yaitu isomer cermin terhadap dirinya yaitu D-glukosa dan L-glukosa. Namun kenyataannya yang ditemukan pada organisme, hanya yang dalam bentuk D-isomer. Dalam bentuk rantai lurus kita dapat dengan mudah membedakan Bentuk D atau L konformasi isomer pada karbon nomor 5 atau pada atom C asimetris. Notasi D berasal dari kata Dextro berarti kanan, dan notasi L berarti levo atau kiri, sebagai penanda digunakan gugus hidroksilnya.

Gambar 14.8. Bentuk cincin piranosa senyawa D-Glukosa
Sedangkan pada cincin piranosa juga memiliki dua bentuk yang khas, yaitu posisi dari gugus hidroksil pada atom karbon pertama. Jika gugus hidroksil berposisi di bawah hidrogennya, maka disebut dengan bentuk α (alfa). Demikianpula sebaliknya jika gugus hidroksilnya berposisi di atas hidrogennya, disebut dengan bentuk β (beta), perhatikan Gambar 14.9 dan Gambar 14.10. Glukosa di dalam air akan membentuk keseimbangan dalam dua bentuk, yaitu bentuk α -D–Glukosa dan β -D–Glukosa, dengan komposisi 36 : 64. Proses perubahan dari α -D–Glukosa ke β -D–Glukosa atau sebaliknya disebut dengan disebut mutarotasi.
Gambar 14.9. α–D–Glukosa
Gambar 14.10. β–D–Glukosa
Glukosa merupakan sumber tenaga utama bagi makhluk hidup. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen.
Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan kembali. Perombakan karbohidrat yang menghasilkan bentuk lain selain glukosa seperti: fruktosa dan galaktosa, akan diangkut ke hati, dandikonversi atau diubah menjadi glukosa. Fruktosa merupakan monosakarida yang memiliki enam atom karbon merupakan isomer dari glukosa, namun memiliki gugus aldehid. Fruktosa terasa lebih manis dari glukosa dan banyak terdapat dalam buahbuahan. Untuk membedakan struktur molekul glukosa dengan fruktosa, dapat mencermati Bagan 14.11.
Bagan 14.11. Fruktosa
Glukosa juga memiliki keunggulan yaitu tidak mudah bereaksi secara nonspesifik dengan gugus amino suatu protein dengan cara mereduksinya. Reaksi ini dikenal dengan glikosilasi yang dapat merusak fungsi berbagai enzim. Hal ini disebabkan karena glukosa berada dalam bentuk isomer siklik yang kurang reaktif. Beberapa dampak glikosilasi protein adalah komplikasi akut seperti diabetes, gagal ginjal, dan kerusakan saraf periferal.
Salam, abdi
sumber: http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/biomolekul/monosakarida/
Label:
SMADANI